BIOGRAFI PONDOK PESANTREN"DARUT-TAQWA"
Pondok pesantren adalah suatu Penjara Suci tempat orang-orang yang berpotensial besar dan dibesarkan. juga lembaga yang paling efektif dalam mendidik dan membina mental spiritual suatu bangsa, serta mendaftar prestasi tapi juga menanamkan Visi dan Misi, karena didalamnya banyak di pelajari ilmu, baik formal maupun non formal.
MATSISDAT dalam hal ini PONPES “Darut Taqwa” yang didirikan pada tahun 1980 oleh sang pendirinya yaitu ROMO KH. MANSHUR BAHRUDDIN Putra ketiga dari ROMO KH. BAHRUDDIN KALAM ( Pengasuh Pondok Pesantren “Darut Taqwa” Carat – Gempol Pasuruan. )
Pondok ini semula diberi nama Pondok Pesantren “Nurul Huda” tetapi banyak lika-liku yang datang silih berganti karena ada suatu hal sehingga mengalami kefakuman dan sekitar Th. 1996 Romo Kh. Manshur Bahruddin beserta keluarga dan para santri yang pertama kali menempati PonPes “Nurul Huda” Yakni : Sananil Huda, Abd, Rohman, Imam, Toha, Abbas, Imro’atus Saidah, Wartining, Sholihaten dan Suher kembali resmi mengelola PonPes “Nurul Huda” tersebut lalu dirubah namanya menjadi PonPes “Darut Taqwa”.
Secara geografis PonPes “Darut Taqwa” sangat strategis karena letaknya 12 Km tenggara Kabupaten Mojokerto dan 2 Km dari jarak kecamatan. PonPes “Darut Taqwa” dibawah asuhan Romo KH. Manshur Bahruddin menempati area seluas ± 1 Hektar dengan kondisi alamnya yg masih asli seperti gemercik suara air sungai didepan & dibelakang pondok dan kicauan suara burung yang menghiasi keheningan malam saat para santri tengah khusuk – khusuknya melaksanakan sholat malam dan berdzikir.
Saat ini PonPes “Darut Taqwa” mengalami perkembangan yang sangat pesat, antara lain : para santri di bekali dengan macam keahlian bukan hanya dibekali ilmu agama saja, para santri juga diajarkan dalam bidang bangunan, pertukangan, computer Dll. seperti yang pernah dikerjakan kira-kira 2 tahun silam yaitu pelatihan ketrampilan permebelan Pondok Pesantren Se Kecamatan Dlanggu dan kebetulan diadakan di PonPes “Darut Taqwa” yang bekerja sama dengan BLKL Mojokerto, sebagai wujud bahwa PonPes “Darut Taqwa” mencetak sebagai kader muslim yang siap pakai tapi semua itu tidak terlepas dari pendiri PonPes “Darut Taqwa” ( Romo Kh. Manshur Bahruddin ) yang mempunyai visi : Menciptakan Santri Seng Teges Lan Tegas.
Disamping itu Pon Pes “Darut Taqwa” juga membina santri tua dan dewasa yang di gembleng melalui ilmu
THORIQOH NAQSABANDIYAH WAL QODRIYAH (khususnya) dibawah asuhan Mursyidat Thoriqoh KH. Manshur Bahruddin pada setiap selasa wage ( siang ) dan sesudah sholat Maghrib dilanjut dengan dzikrul Ghofilin ( umumnya ).
Sebagai pondok yang tergolong masih muda namun mempunyai banyak program yang direncanakan. Disamping itu program yang berjalan ± 11 tahun diantaranya Sekolah Diniyah, Syawir (Fiqih, Nahwu), pengajian rutin kitab kuning dan Al-Qu’ran, Dzikrul Ghofilin, Sholawat Diba’ (Diba’ Manaqib dan Al Banjari ), Seni baca Al-Qur’an dll.
Seiring dengan bergulirnya waktu PonPes “Darut Taqwa” semakin diperhitungkan dan mampu berbicara di kalangan pesantren lainnya. semisal pada tahun 2004 PonPes “Darut Taqwa” menjuarai lomba MTQ sekecamatan Dlanggu pada tahun 2007 menjuarai lomba MTQ lagi urutan ketiga tingkat SMP/MTs sekabupaten dan Sekodya Mojokerto.
Harapan kedepan mudah-mudahan PonPes “Darut Taqwa” ngembeh ini tetap diminati masyarakat dan dipercaya masyarakat sebagai pesantren yang ideal. dan yang paling penting mudah-mudahan lembaga serta unit-unit formal dapat terpenuhi seperti apa yang dibutuhkan masyarakat setempat. Amien …………..!
Alhmdulillah...smg dgn adanya pndok ini mnjadikan gnerasi yg tangguh dlm agama dan yg lainny....
BalasHapus